Selasa, 11 Februari 2014

WAKTU



Waktu
Lima huruf satu kata yang selalu aku benci, aku laknati dan aku sesali dalam-dalam...
Ia berjalan begitu cepat saat kamu merengkuhku dipelukanmu, dan ia berjalan begitu lambat saat jarak menghempas kita jauh...

Waktu...

Seandainya ia hanyalah mesin yang kupakai ditangan kiriku, bisa kuputar, kuatur, bahkan kuhentikan detikannya, tapi tidak...
Dia hidup, dia terus berjalan, dia mengikat kaki kita dengan rantai besi dan memaksa kita terseret bersamanya, meninggalkan kenangan dengan sedikit bekas-bekas luka...

Waktu...

Tak pernah memberi ampunan, apalagi kesempatan, untuk bisa memperbaiki lagi... Atau untuk bertemu dan tak berpisah dengan seseorang yang berarti...
Melaju tanpa peringatan dan selalu membekaskan penyesalan, kesakitan...

Waktu...

Terasa bodoh saat aku tak bisa melewatinya bersamamu, membuangnya percuma ditengah alam sadarku...
Bahwa waktu.... Tak akan pernah berhenti, melaju kencang sampai nantinya aku terhempas dari dunia ini...
Karena waktu adalah hal kejam yang akan memisahkan nyawa kita dari jasadnya...

Dan juga memisahkan aku dari kamu....

Kamis, 06 Februari 2014

INGIN MEMBENCIMU



Oh Betapa ku saat ini
Ku Benci untuk mencinta
Mencintaimu...

Oh Betapaku saat ini
Ku Cinta untuk membenci
Membencimu...

Aku tak tau apa yang terjadi
Antara aku dan kau
Yang kutau pasti
Kubenci untuk mencintamu...

Ingetkan sama lirik lagu ini? Kena banget ya...

Mencintai dan membenci seseorang pada saat bersamaan. Pasti semua orang pernah merasakannya.
Kita bingung sendiri kenapa bisa mencintai dia, padahal dia sendiri tidak merasakan cinta yang begitu besar seperti yang kita rasakan, sehingga kita mulai membenci dia, karena merasa diabaikan.

"Siapapun yang mencintai lebih, maka dia akan tersakiti lebih"

Aku begitu mencintaimu, tapi ini yang aku dapatkan...

Aku merindukanmu, tetapi aku hanya berakhir dalam pengabaian :')
Aku mengharapkanmu, tetapi memenuhi harapanku tak penting bagimu :')
Aku ingin memelukmu, tetapi kau merasa gerah kupeluk :')
Aku ingin selalu menggenggam tanganmu, tapi kamu menyekanya berkali-kali :')
Aku ingin kau selalu ada, tapi kau tak pernah berusaha untuk ada :')
Aku menaruhmu diatas hidupku, tapi kamu menganggapku tak berarti :')
Aku ingin mendengar suaramu, tapi kamu tak pernah mau bicara :')
Aku ingin didengarkan, tapi kamu seperti tuli dan tak pernah peduli :')
Aku ingin mendengar kabarmu, tapi kamu tak pernah menyapaku duluan :')

Harus selalu aku yang mencintaimu, harus selalu aku yang memberikan segalanya tanpa mendapatkan apapun...
Aku tau aku bisa saja pergi, tapi hatiku tak pernah mampu...
Aku tau aku semakin membencimu, tapi tak pernah kehilangan rasa mencintaimu... 

I HATE




                                                                  EVERYTHING ABOUT YOU...



Apa yang aku rasakan pagi ini, memaksaku untuk membuka mata lebih awal...

Bukan karena matahari, bukan karena kegaduhan, melainkan karena terlalu sepi, terlalu redup...
Aku tak membicarakan keadaan, aku membicarakan hati...
Yang aku rasakan dalam-dalam, merasuk keakal jahatku, namun tak mampu mengalahkan rindu...

Aku bisa saja, membalas semua yang telah kamu lakukan, tapi aku tak mau disamakan dengan kamu...

Bibirku tak cukup beringas, tanganku tak cukup tegas, apalagi hatiku, membencimu saja aku tak mampu...

Terkadang ingin berontak, pada malam yang terasa bodoh, karena selalu menyimpan bayangmu dilangit-langit kamarku...

Pada lagu yang sok tau, sehingga setiap liriknya selalu berkaitan denganmu, dengan kita...

Kenapa aku masih bertahan, padahal aku tau, pagiku selalu disiksa oleh rindu, siangku selalu menikmati pengabaianmu dan malamku dipenuhi airmata karenamu...


Kamu bukan orang yang baik, bahkan menjaga senyumku saja, kamu nggak bisa...

Tapi itu yang aku herankan, orang yang yang menyakitiku adalah orang yang tak ingin aku tinggalkan...

Kamu membuat aku membenci pagi... siang... dan malam...
Kamu membuat aku, membenci diriku sendiri...


Pandang Aku



Aku tak pernah memaksamu menjadi seseorang yang menyenangkan, tapi selalu menyakiti aku itu bukanlah sesuatu yang lucu...

Mungkin kamu tak pernah bermaksud menorehkan luka dikerapuhanku, bahkan kamu tak pernah meminta ku memiliki perasan ini... Tapi aku punya sesuatu yang aku namakan cinta, meski sekencang-kencangnya kuungkapkan berkali-kali, tak pernah sedikitpun membuatmu melihat kearahku...

Kamu hanya meliriku sinis, dan berlalu hingga kemudian berakhir dipelukan orang lain.

Apa ini ujian darimu, sehingga mencintaimu terasa begitu menyakitkan?

Aku sungguh tak ingin sombong, apa yang harus disombongkan dariku. Orang-orang tak ada yang menganggapku menarik, bahkan aku sadar aku adalah wadahnya segala macam kekurangan. Kadang aku merasa tak pantas mencinta kamu yang serba berkelebihan. Tak ada yang pantas disombongkan...

Kecuali...

Perasaanku...

Mungkin nalarku mulai berpikir, buat apa aku mengejar sesuatu yang selalu tega menyeretku hingga terjatuh lemah, menarik hatiku kuat-kuat lalu membuangnya dengan tak kalah kuat...

Tapi aku tetap bertahan sampai kau melihat, ada aku disini... 

Aku yang tak pernah membesitkan pikiran sedikit pun untuk menyakitimu... 
Aku yang ingin memperhatikan semua hal yang kau butuhkan... 
Aku yang ingin mengingatkan disaat kau lupa...
Aku yang ingin menjadi tempatmu berkeluh kesah, mendengarkanmu marah...
Aku yang selalu ada disaat kau butuh sahabat, saudara, entah siapapun aku akan menjadi...
Aku yang selalu sabar walaupun kamu berkali-kali tak menepati janji...

Aku yang menikmati kau sakiti... Hingga suatu saat kau sadar, aku ada dalam kabut yang kelam, selalu bersuara tapi tak pernah kau dengar... Aku yang sedang berusaha membuatmu memandangku...

Tak berhenti memanggil namamu... Hingga kau menoleh dan hanya melihat padaku saja...

Hanya padaku....

;;

By :
Free Blog Templates